Jadi Irup di SMAN 21 Bekasi, Kanit Binmas Polsek Jatiasih Ajak Siswa Perangi Tawuran dan Narkoba
BEKASI KOTA, Dalam upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif kenakalan remaja, Polsek Jatiasih hadir di tengah-tengah pelajar melalui program "Polisi Goes to School". Pada Senin (02/02/2026) pagi, Kanit Binmas Polsek Jatiasih Iptu Misin Mustion didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatirasa Aipda Maulana, melaksanakan kegiatan pembinaan dengan menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera di SMAN 21 Bekasi. Kehadiran Polri di lingkungan sekolah ini merupakan langkah preventif untuk menjalin kedekatan sekaligus memberikan edukasi dini terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro S.H S.I.K M.H melalui Kapolsek Jatiasih, AKP Marganda Siahaan, S.H., M.H., menegaskan bahwa lingkungan sekolah merupakan mitra strategis kepolisian dalam mencetak generasi unggul yang taat hukum. Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa, Iptu Misin Mustion menekankan pentingnya disiplin dan fokus pada pendidikan. Petugas memberikan pesan mendalam agar para siswa menjauhi segala bentuk aksi tawuran antar-pelajar serta bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan dan cita-cita mereka sebagai penerus bangsa.
Sudut pandang pelayanan humanis terlihat saat kegiatan diselingi dengan pemberian kenang-kenangan berupa jam dinding kepada pihak sekolah dan perwakilan siswa. Pemberian jam dinding ini bukan sekadar cinderamata, melainkan simbol pengingat akan pentingnya disiplin waktu dalam belajar dan beraktivitas. Melalui interaksi yang hangat ini, Polsek Jatiasih ingin menghapus stigma kaku kepolisian dan membangun komunikasi dua arah agar para siswa merasa nyaman untuk berkonsultasi jika menghadapi kendala keamanan di lingkungan mereka.
Selain memberikan arahan moral, jajaran Unit Binmas juga mensosialisasikan kemudahan akses layanan kepolisian. Para siswa dan guru diimbau untuk tidak ragu menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek Jatiasih jika menemukan potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal. Pendekatan persuasif ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang sering memanfaatkan ketidaktahuan remaja, sekaligus meningkatkan kewaspadaan kolektif di lingkungan pendidikan Kecamatan Jatiasih.
Kegiatan upacara bendera dan sosialisasi ini berjalan dengan hikmat, lancar, dan ditutup dengan situasi yang kondusif. Polsek Jatiasih berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin guna memastikan stabilitas keamanan di kalangan remaja tetap terjaga. Dengan adanya sinergi yang kuat antara Polri dan institusi pendidikan, diharapkan SMAN 21 Bekasi dan sekolah-sekolah lainnya di wilayah Kota Bekasi dapat menjadi lingkungan yang bebas dari kekerasan dan peredaran narkoba, demi mewujudkan generasi emas Indonesia.
0 Komen