post image

Karang Taruna Jati Rahayu dan Polsek Pondok Gede Kompak Larang Petasan di Malam Takbiran

Kota Bekasi,  Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, jajaran Karang Taruna Kelurahan Jati Rahayu, Kecamatan Pondok Melati, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga Bekasi agar menyambut hari kemenangan dengan bijak. Dalam pesan videonya, perwakilan Karang Taruna menekankan agar masyarakat tidak menyalakan kembang api, petasan, maupun flare yang dapat mengganggu ketertiban umum. "Kami menghimbau untuk tidak melaksanakan agenda itu demi Kota Bekasi tercinta ini," ujar perwakilan Karang Taruna Jati Rahayu dalam pernyataan resminya.

Langkah preventif ini mendapat dukungan penuh dari pihak kepolisian guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang Sugiharto, turut menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan keramaian. Sinergi antara pemuda dan kepolisian ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kebakaran serta potensi gesekan antarwarga yang dipicu oleh penggunaan petasan di malam takbiran.

Kapolsek Pondok Gede menegaskan bahwa patroli skala besar akan dilakukan untuk memastikan wilayah hukumnya tetap kondusif. Pihak kepolisian tidak segan-segan melakukan tindakan persuasif hingga tegas jika ditemukan pelanggaran yang membahayakan keselamatan publik. Edukasi kepada remaja juga terus digencarkan agar mereka lebih memilih kegiatan positif seperti takbiran di masjid atau mushala setempat.

Selain pengamanan fisik, Kompol Bambang Sugiharto juga mengajak para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka. Kerja sama dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, dinilai sangat efektif untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi tawuran atau perang sarung yang kerap muncul di momen hari raya. Kepolisian berkomitmen untuk menjamin kenyamanan warga yang sedang merayakan Idulfitri.

Dengan adanya kolaborasi kuat antara Karang Taruna Jati Rahayu dan Polsek Pondok Gede, diharapkan Kota Bekasi tetap dalam situasi aman, damai, dan penuh kekeluargaan. Seluruh unsur Muspika pun dikerahkan untuk memantau situasi secara real-time hingga pelaksanaan salat Idulfitri usai. "Kota Bekasi Aman, Aman, Aman!" menjadi semangat bersama dalam menyambut lebaran tahun ini.

0 Komen