post image

Generasi Muda Kabanjahe Bersinar di National Greenmech Competition 2026

Kabanjahe, Prestasi membanggakan datang dari dunia pendidikan dasar. Siswa-siswi SD Sint Yoseph Kabanjahe berhasil meraih penghargaan honorable mention dalam ajang National Greenmech Competition 2026 yang digelar pada 25–26 April 2026 di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.

Penghargaan tersebut diraih pada kategori Greenmech Jr Programmer dan Robot for Mission (R4M) Basic, setelah para siswa menunjukkan kemampuan dalam merancang hingga memprogram robot sesuai tantangan kompetisi.

Tim Robotik Yayasan Setia Medan yang diwakili para siswa ini juga berpartisipasi dalam sejumlah kategori lain, seperti Greenmech Jr Science dan Greenmech.

Kompetisi ini menjadi ajang bergengsi tingkat nasional yang mempertemukan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Lebih dari sekadar lomba, ajang ini mendorong para peserta untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, serta kepedulian terhadap teknologi ramah lingkungan.

Guru pembimbing, Agustinus Sembiring, mengaku bangga atas capaian anak didiknya. Ia menilai, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan semangat belajar para siswa.

“Kami sangat bangga. Anak-anak menunjukkan dedikasi luar biasa sejak proses latihan hingga tampil di kompetisi. Ini bukan hanya soal hasil, tetapi bagaimana mereka berani mencoba dan terus belajar,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Hosea Julio Sitepu, mengaku senang bisa tampil di tingkat nasional meski sempat diliputi rasa gugup.

“Saya senang bisa ikut lomba ini. Saya jadi belajar banyak tentang robot dan kerja sama tim. Semoga ke depan bisa ikut lagi dan hasilnya lebih baik,” katanya.

Sebanyak 14 siswa tergabung dalam tim ini, di antaranya Hosea Julio Sitepu, Zoey Benaya, Ribcha Regina, hingga Nevan Azriel Sembiring.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional, sekaligus mencerminkan komitmen Yayasan Setia Medan dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan teknologi sejak usia dini.

 

(Lia Hambali/Red) 

0 Komen